Sempat Ditolak Ormas "Intoleran!", KOKAM dan Pemuda Pancasila Kawal Ust. Felix Siauw Tabligh Akbar di Brebes.

SHARE:



KabarViral - Oleh: Ustadz Felix Siauw

Saya disambut panitia di Brebes dengan kabar, bahwa acara "Solidaritas Rohingya" yang digagas Pemuda Muhammadiyyah Ranting Sawojajar Brebes itu mendapat tantangan yang luar biasa dari salah satu ormas yang saat ini terkenal intoleran, juga tekanan dari pihak berwajib

Maklumlah, selama ini berkembang isu bahwa aksi-aksi solidaritas Rohingya itu diusupi oleh provokator, dan semua hal tentang Rohingya itu digoreng dan digunakan untuk menjatuhkan wibawa presiden yang mewakili penguasa

Sungguh tega nian, kaum Muslim yang berkumpul di 212 dituduh berniat makar, membela Al-Quran dibilang intoleran, menginginkan pemimpin seiman dikata anti-keberagaman, sekarang, solidaritas kemanusiaan dan aqidah dicap sebagai menjatuhkan wibawa presiden dan menjatuhkannya

Usut punya usut, keberatan ormas tersebut atas acara "Solidaritas Rohingya" itu bukan terletak pada acaranya, tapi pada pribadi saya sebagai pembicaranya, yang dianggap anggota HTI, menyebabkan keresahan di masyarakat, dan tuduhan wajib lainnya seperti: anti-Pancasila dan anti-NKRI, dan segala stigma mengerikan lainnya

Jadilah saya mendengarkan semua "persyaratan" yang diberikan oleh ormas tersebut pada panitia, yang saya anggap begitu sabar dan begitu bijak dalam menyikapi kelakuan ormas tersebut, saya menyimak satu persatu

"Jadi kata mereka, felixsiauw tidak boleh menyinggung pemerintah, tidak boleh menyindir ormas kami, tidak boleh bicara khilafah, tidak boleh merongrong Pancasila dan NKRI, tidak boleh menyinggung agama lain" Begitu yang saya dengar dari panitia

Saya pun menyampaikan pada panitia, alhamdulillah ini bukan pertama kali saya mendapatkan ancaman dan gangguan seperti ini, dan sebagaimana niatan saya, yang saya sampaikan esok hari adalah tentang "Solidaritas Rohingya", tentang iman dan ukhuwah sebagai Muslim

Bahkan saya sampaikan, bila mereka suka, mereka diundang semua untuk hadir pada acara, biar kenal dan tahu bukan dari isu, jangan sampai benci tapi tidak mengenali. Sebab terkadang manusia menyimpulkan dari prasangka, dari desas-desus

Juga disampaikan pada saya, "yang berwenang pun hadir, dan bila ustadz berani menyinggung pemerintah, ustadz langsung diturunkan dan digelandang dari panggung". Saya hanya tersenyum, dan bersyukur, alhamdulillah aparat mau ikut pengajian, siapa tahu dapat hidayah

Saya pun mengapresiasi panitia, gabungan Pemuda Muhammadiyyah, lengkap dengan KOKAM dan didukung senior-senior di pengurus ranting serta cabang, juga bersama ormas lain seperti Persis dan Pemuda Pancasila, dan segenap Kiyai dan Pemimpin Ponpes, syukur masih banyak yang mau teguh dalam agama Allah

Malam itu saya lewati bersama @CahyoAhmadIrsyad, sahabat saya di @YukNgajiID yang sudah mulai terbiasa dengan kejadian seperti ini, satu-satunya yang dia sedihkan di hari itu adalah harus menerima kenyataan bahwa Liverpool dibantai Manchester City 5-0

Esok paginya, sesampai di GOR Brebes, peserta sudah mulai memenuhi tempat acara. Sebab bisa jadi orang berkata bahwa urusan Rohingya ini bukan urusan agama, terserah, bagi Muslim ini adalah urusan aqidah dengan nyata

KOKAM menjaga di dalam dan diluar tempat acara, terlihat pula puluhan personil Pemuda Pancasila yang dikerahkan ketuanya, yang juga muak melihat kelakuan para biksu Myanmar yang mengatasnamakan agama, walau kita tau teroris memang tak punya agama, tak semua Buddha begitu

Pembicara duduk diatas sofa sederhana yang disediakan, didampingi pejabat dari pihak berwenang memantau acara, satu persatu pembicara pun tampil, sementara saya giliran yang terakhir, bagian paling ujung

Disini letak yang membahagiakan saya, diluar dugaan siapapun, ternyata ketiga pembicara yang mendahului saya, kesemuanya lebih tajam dari saya, straight to the point, ibarat tinju semua pukulan kombinasi keluar tertata dan menohok, meng-KO tiap-tiap isu salah yang selama ini ditiupkan

Misal, salah satu pembicara, KH. Ghofar Ismail mengatakan, "Hanya ada 3 cara merespons kejadian Rohingya, jihad dengan nyawa, atau dengan harta, selemah-lemahnya lisan, selain itu mu-na-fik", diiringi teriakan hadirin juga

Ketiga pembicara juga mengajak jangan terprovokasi, ummat harus bersatu, ukhuwah harus ditempatkan diatas segalanya, dan selama berpegang pada tauhid dan syariat, maka mereka adalah saudara, termasuk Muslim Rohingya

Saya menutup tabligh akbar itu dengan orasi penuh airmata sendiri, bukan hanya sedih dengan kondisi Muslim Rohingya, tapi juga haru saat menyaksikan begitu banyak Muslim yang berkumpul, juga ulama di Brebes yang lurus dan teguh dalam membela agamanya, benar-benar karunia Allah

Bagi kita Rohingya ini adalah ujian keimanan, menunjukkan jelas mana mukmin mana munafik, dan kita berharap kita termasuk yang beriman, agar kita punya hujjah dihadapan Allah, agar kita tidak dituntut Muslim Rohingya kelak di yaumil hisab.

Terimakasih kepada Ust. Hendi Sudono, Ust. Taufik, Ust. Salam Rusyad, KH. Ghofar Ismail, KH. Misbachul Munir, juga semua kawan-kawan KOKAM Brebes dan Pemuda Pancasila Brebes, segenap panitia dan seluruh peserta "Solidaritas Rohingya" Brebes.

-kabarviral/fb

COMMENTS

loading...
Nama

Ahok,3,Aktual,1,Alam,1,Artikel,2,Artis,6,Berita,41,Berita Internasional,15,Berita Nasional,2400,Breaking News,309,DR Zakir Naik,4,Facebook,87,Foto,2,Freeport,3,Gadget,1,Habib Rizieq syihab,2,Heboh,329,Hot News,17,Hot Tips,3,HTI,1,Ibadah,1,Ilmiah,1,Info,81,Inpiratif,14,INSPIRATIF,8,Inspiring,1,Internasional,12,Islam,10,Islami,23,istiwa,3,Jokes,1,Jokowi,5,Jokowi - Ahok,1,Kapolri Tito,1,kecantikan,4,Kehidupan,4,Kesehatan,33,Kisah,40,Kisah Haru,2,Kisah Hikmah,2,Korupsi,2,Kriteria Wanita,1,MANFAAT,2,Muslimah,5,Nasional,1,Opini Nasional,4,Palestina,2,Parenting,1,Penangkapan Aktivis Islam,2,Pendukung Ahok,5,per,2,Peristiwa,2396,Pernikahan,6,Persidangan Ahok,22,Pilkada DKI,8,Politik,7,Public Policy,2,relasi,1,religi,8,Remaja,1,Rohingya,15,Sejarah,2,Sensasi,1,Temuan,1,Tips,38,Trending,2,Tsaqofah Islam,1,Twitter,1,Video,30,Wanita,32,
ltr
item
Kabar Viral Netizen: Sempat Ditolak Ormas "Intoleran!", KOKAM dan Pemuda Pancasila Kawal Ust. Felix Siauw Tabligh Akbar di Brebes.
Sempat Ditolak Ormas "Intoleran!", KOKAM dan Pemuda Pancasila Kawal Ust. Felix Siauw Tabligh Akbar di Brebes.
https://3.bp.blogspot.com/-wTOcPWUREbQ/WbiZs3DEXJI/AAAAAAAAIjw/FZfEdBoUbXw5RPkp-k9xT4KYfD5csELZgCLcBGAs/s640/bela%2Brohingya.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-wTOcPWUREbQ/WbiZs3DEXJI/AAAAAAAAIjw/FZfEdBoUbXw5RPkp-k9xT4KYfD5csELZgCLcBGAs/s72-c/bela%2Brohingya.jpg
Kabar Viral Netizen
http://www.kabarviral.id/2017/09/sempat-ditolak-ormas-intoleran-kokam.html
http://www.kabarviral.id/
http://www.kabarviral.id/
http://www.kabarviral.id/2017/09/sempat-ditolak-ormas-intoleran-kokam.html
true
6298287397591316426
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close